Sabtu, 19 April 2014

[Tulisan baru] Bencana Y2K Pada Dunia Ternyata Tidak Terbukti

The Children Indonesia menulis:"Bencana Y2K Pada Dunia Ternyata Tidak Terbukti Year 2 Kilo atau Y2K atau Masalah Tahun 2000 adalah kesalahan perhitungan oleh komputer yang disebabkan oleh sistem penyimpanan tanggal yang hanya menyediakan dua digit untuk tahun, dengan asumsi bahwa kedua"

KonsultasiSyariah: Hukum Melakukan Sterilisasi (Tubektomi) Karena Faktor Usia

KonsultasiSyariah: Hukum Melakukan Sterilisasi (Tubektomi) Karena Faktor Usia


Hukum Melakukan Sterilisasi (Tubektomi) Karena Faktor Usia

Posted: 18 Apr 2014 12:15 AM PDT

Hukum dan Resiko Sterilisasi Pasca 40 Tahun

Bismillaah.

Assalaamu’alaikum ustadz,
Saya mempunyai saudara perempuan yang saat ini sudah memasuki usia 40th, beliau sudah dikaruniai 2 putri dan alhamdulillah sekarang sedang mengandung anak ketiga. Saudara saya ini berencana melakukan kb steril (tubektomi) setelah anak ketiganya lahir karena menurut medis usianya sudah rawan untuk hamil dan melahirkan lagi. Dengan alasan seperti diatas apakah boleh saudara saya tsb melakukan kb steril? dan bagaimana hukumnya?
Jazaakallahu khairan

Jawaban:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh.

Terima kasih atas pertanyaan yang diberikan kepada kami.

Permasalahan pembatasan keturunan secara permanen atau sterilisasi merupakan sesuatu yang diharamkan kecuali jika terdapat indikasi yang jelas dan dikonfirmasi oleh ahli kesehatan yang kompeten bahwa kehamilan selanjutnya benar-benar dapat menimbulkan bahaya bagi wanita tersebut. Diantara fatwa ulama kontemporer yang menyatakan hal tersebut adalah sebagaimana fatwa yang dikeluarkan oleh Dewan Fiqih Islami berdasarkan hasil konferensinya pada 1-6 Jumadal Akhir tahun 1409 H/10-15 Desember 1988, bahwasanya:

1- Tidak diperbolehkan untuk mengeluarkan hukum atau undang-undang yang membatasi kebebasan pasangan suami istri untuk memiliki keturunan.

2- Diharamkan untuk memutus kemampuan pria dan wanita untuk memiliki anak, atau yang dikenal denhan sterilisasi, jika tidak ada kebutuhan untuk melakukannya menurut kaidah syari’at.

3- Dibolehkan untuk menggunakan alat kontrasepsi yang bersifat sementara untuk memberikan jarak antara kehamilan, atau untuk mencegah kehamilan selama beberapa waktu, jika terdapat alasan yang dapat dibenarkan oleh syari’at untuk melakukannya, berdasarkan perkiraan pasangan tersebut, dan dengan melakukan konsultasi dan persetujuan dari kedua belah pihak, dengan syarat, prosedur tersebut tidak menimbulkan madharat dan dapat diterima menurut syari’at, serta tidak membahayakan kehamilan yang sedang berlangsung, apabila pihak wanita sedang hamil.

Benar bahwasanya usia diatas 40 tahun merupakan usia yang cukup rawan bagi wanita untuk hamil dan melahirkan, karena beberapa komplikasi yang mungkin timbul. Namun hal tersebut umumnya masih berupa risiko, dan bukan suatu indikasi yang jelas-jelas ada sehingga menyebabkan bahaya yang jelas bagi si ibu jika ia kembali hamil dan melahirkan. Dan pada kondisi ini, sepengetahuan kami, adanya risiko umum tanpa indikasi risiko khusus yang jelas tidak dapat dijadikan landasan untuk membolehkan pelaksanaan sterilisasi. Indikasi yang jelas misalnya, ibu tersebut memiliki penyakit kronis yang dapat mengancam jiwanya atau salah satu organ tubuhnya, atau membuatnya sangat lemah sekali apabila ia mengandung atau melahirkan kembali. Hal ini berbeda dengan metode kontrasepsi lainnya, dimana masih terdapat peluang untuk terjadi kehamilan.

Oleh sebab itu, kami sarankan untuk menghindari metode KB sterilisasi, apabila secara umum ibu tersebut sehat, meskipun usianya diatas 40 tahun. Adapun jika kondisinya berbeda, maka kami sarankan untuk mendetailkan kondisi tersebut terlebih dahulu, untuk kemudian ditanyakan kepada asatidz yang lebih berilmu dalam membahas masalah hukum syari’i.

Semoga bermanfaat.

Dijawab oleh dr. Hafidz (Pengasuh Rubrik Kesehatan KonsultasiSyariah.com)

KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting Software Akuntansi Terbaik di Indonesia.

Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.

  • SPONSOR hubungi: 081 326 333 328
  • DONASI hubungi: 087 882 888 727
  • Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial
  • Keterangan lebih lengkap: Peluang Menjadi Sponsor dan Donatur

[Tulisan baru] Risma Bawa Surabaya Jadi Kota Hebat Dunia, Innovative City of the Future

The Children Indonesia menulis:"Risma Bawa Surabaya Jadi Kota Hebat Dunia, Innovative City of the Future Surabaya meraih Socrates Award kategori Innovative City of the Future dari Europe Business Assembly (EBA) di London, Inggris. Surabaya juga mendapat Best Construction Company, Best "

[Tulisan baru] Kisah Lengkap Kekejaman Raja Firaun

The Children Indonesia menulis:"Kisah Lengkap Kekejaman Raja Firaun Fir'aun adalah gelar yang dalam diskusi dunia modern digunakan untuk seluruh penguasa Mesir kuno dari semua periode.Dahulu, gelar ini mulai digunakan untuk penguasa yang merupakan pemimpin keagamaan dan politik kesatua"

[Tulisan baru] Tradisi Perayaan Paskah di Berbagai Belahan Dunia

The Children Indonesia menulis:"Tradisi Perayaan Paskah di Berbagai Belahan Dunia Tradisi Paskah Kristen Anak Domba Di antara simbol-simbol Paskah Kristiani yang populer, anak domba adalah yang paling penting dalam perayaan agung ini. Yesus Kristus sebagai "Anak Domba Paskah", seb"

[Tulisan baru] Kisah Sejarah Lengkap Perayaan Paskah

The Children Indonesia menulis:"Kisah Sejarah Lengkap Perayaan Paskah Paskah adalah perayaan terpenting dalam tahun liturgi gerejawi Kristen. Bagi umat Kristen, Paskah identik dengan Yesus, yang oleh Paulus disebut sebagai "anak domba Paskah"; jemaat Kristen hingga saat ini percaya bah"

[Tulisan baru] Bahaya Alam dan Masalah Lingkungan Hidup Di Indonesia Terkini

The Children Indonesia menulis:"Bahaya Alam dan Masalah Lingkungan Hidup Di Indonesia Terkini Bahaya alam: banjir kemarau panjang tsunami gempa bumi gunung berapi kebakaran hutan gunung lumpur tanah longsor limbah industri limbah pariwisata limbah rumah sakit. "